PEMAKAI JALAN YANG WAJIB DIDAHULUKAN (PRIORITAS)
Pasal 65 PP. 43 / 93
1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.
2. Ambulance mengangkut orang sakit.
3. Kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
4. Kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu Negara.
5. Iring-iringan pengantar jenazah.
6. Konvoi, Pawai atau kendaraan orang cacat.
7. Kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau mengangkut barang-barang khusus.
PERATURAN YANG WAJIB DI TAATI PENGENDARA KENDARAAN
1. Pengemudi kendaraan bermotor pada waktu mengemudi kendaraan bermotor dijalan, wajib:
* Mampu mengemudikan kendaraannya dengan wajar.
* Mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
* Menunjukkan STNK, SIM, tanda bukti lulus uji atau tanda bukti lain yang sah dalam hal ini dilakuakan pemeriksaan.
* Mematuhi ketentuan tentang kelas jalan, rambu-rambu dan marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi, gerak lalu lintas berhenti dan parkir, persyaratan tekhnis dan laik jalan kendaraan bermotor, peringatan dengan bunyi dan sinar, kecepatan minimum dan kecepatan maksimum, tata cara mengangkut penumpang, tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain.
* Memakai sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan roda 4 (empat) atau lebih dan mempergunakan helm bagi pengemudi kendaraan bermotor roda 2 (dua) atau kendaraan roda empat /lebih yang tidak dilengakpi dengan rumah-rumah.
2. Penumpang kendaraan bermotor roda 4 (empat) atau lebih yang duduk di samping pengemudi wajib memakai sabuk keselamatan dan bagi penumpang kendaraan bermotor roda 2 (dua), roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah wajib memakai helm.
PENYEBAB UTAMA TERJADINYA KECELAKAAN
1. Pengemudi tidak disiplin
2. Tidak trampil dalam berkendaraan
3. Emosional, ngantuk
4. Kecepatan tinggi
5. Tidak memelihara jalur dan jarak aman
6. Kendaraan tidak laik jalan
7. Ban pecah
8. Jalan licin, rusak
9. andangan tidak bebas
10. Mabok karena mengkonsumsi Miras atau Narkoba
Kamis, 12 Agustus 2010
Selasa, 26 Januari 2010
19 nasihat demi tercapainya management waktu yang sukses


"it is not the hours put in
but it is what we put in the hours"
jhon jhones, 1993.
but it is what we put in the hours"
jhon jhones, 1993.
berikut 19 nasihat demi tercapainya management watu yang sukses :
1. jelaskan target anda terlebih dahulu, kemudian tuliskanlah!
tentukan prioritas dan yakinlah bahwa anda pasti akan bisa meraih apa yang ingin anda realisasikan dalam kehidupan anda.
2. Berkonsentrasilah pada target dan bukan pada aktivitas!
sesungguhnya, aktivitas yang terpenting bagi anda adalah aktifitas yang bisa merealisasikan target-target anda.
3. tetapkanlah minimal satu target dalam setiap harinya dan berusahalah untuk merealisasikannya!
4. catatlah waktu anda secara berkala, sehingga anda bisa menganalisa bagaimana cara anda mendayagunakan waktu! di samping itu, anda bisa menghindarkan diri dari kebiasaan menyianyiakan waktu yang sangat buruk dalam kehidupan anda.
5. analisalah segala sesuatu yang telah anda lakukan, apakah bisa merealisasikan target-target anda. anda harus mengetahuai apa yang anda lakukan, kapan dan mengapa anda melakukannya!
bertanyalah selalu kepada diri anda, apa dampak buruk yang akan terjadi bila pekerjaan ini tidak terlaksana. jika jawabannya tidak akan terjadi apa-apa, maka hendaknya anda segera meninggalkan pekerjaan ini secepatnya!
6. jauhkanlah diri anda, minimal dari satu sebab kut yang membuat anda menyia-nyiaka waktu dalam setiap pekannya!
7. aturlah waktu and dan rancanglah strategi untuk setiap pekan. kemudian, bertanyalah pada diri anda tentng harapan yang ingin anda realisasikan di akhir pekan, serta apa yang seharusnya anda lakukan untuk merealisasikan hal itu.
8.tulislah daftar kretifitas sehari-hari anda! pastikan bahwa hal itu sudah mencakup target harian anda! catatlah berbagai prioritas dan waktu yang diperkirakan untuk setiap aktivitas. jangan sekali-kali anda mengandalkan aktifitas yang sporadis dan spontanitas!
9. pastikan bahwa jam pertama dari aktifitas harian anda benar-benar menghasilkan sesuatu yang konkret!
10. tetapkan batasan waktu untuk setiap aktivitas yang anda lakukan.
to be continued......
1. jelaskan target anda terlebih dahulu, kemudian tuliskanlah!
tentukan prioritas dan yakinlah bahwa anda pasti akan bisa meraih apa yang ingin anda realisasikan dalam kehidupan anda.
2. Berkonsentrasilah pada target dan bukan pada aktivitas!
sesungguhnya, aktivitas yang terpenting bagi anda adalah aktifitas yang bisa merealisasikan target-target anda.
3. tetapkanlah minimal satu target dalam setiap harinya dan berusahalah untuk merealisasikannya!
4. catatlah waktu anda secara berkala, sehingga anda bisa menganalisa bagaimana cara anda mendayagunakan waktu! di samping itu, anda bisa menghindarkan diri dari kebiasaan menyianyiakan waktu yang sangat buruk dalam kehidupan anda.
5. analisalah segala sesuatu yang telah anda lakukan, apakah bisa merealisasikan target-target anda. anda harus mengetahuai apa yang anda lakukan, kapan dan mengapa anda melakukannya!
bertanyalah selalu kepada diri anda, apa dampak buruk yang akan terjadi bila pekerjaan ini tidak terlaksana. jika jawabannya tidak akan terjadi apa-apa, maka hendaknya anda segera meninggalkan pekerjaan ini secepatnya!
6. jauhkanlah diri anda, minimal dari satu sebab kut yang membuat anda menyia-nyiaka waktu dalam setiap pekannya!
7. aturlah waktu and dan rancanglah strategi untuk setiap pekan. kemudian, bertanyalah pada diri anda tentng harapan yang ingin anda realisasikan di akhir pekan, serta apa yang seharusnya anda lakukan untuk merealisasikan hal itu.
8.tulislah daftar kretifitas sehari-hari anda! pastikan bahwa hal itu sudah mencakup target harian anda! catatlah berbagai prioritas dan waktu yang diperkirakan untuk setiap aktivitas. jangan sekali-kali anda mengandalkan aktifitas yang sporadis dan spontanitas!
9. pastikan bahwa jam pertama dari aktifitas harian anda benar-benar menghasilkan sesuatu yang konkret!
10. tetapkan batasan waktu untuk setiap aktivitas yang anda lakukan.
to be continued......
Kamis, 21 Januari 2010
Sekilas tentang PII
Sejarah PIIPelajar Islam Indonesia (PII) adalah sebuah organisasi Pelajar Islam yang pertama yang didirikan di kota Yogyakarta pada tanggal 4 Mei 1947. Para pendirinya adalah Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, Amien Syahri dan Ibrahim Zarkasji.
Salah satu faktor pendorong terbentuknya PII adalah dualisme sistem pendidikan di kalangan umat Islam Indonesia yang merupakan warisan kolonialisme Belanda, yakni pondok pesantren dan sekolah umum. Masing-masing dinilai memiliki orientasi yang berbeda. Pondok pesantren berorientasi ke akhirat sementara sekolah umum berorientasi ke dunia. Akibatnya pelajar Islam juga terbelah menjadi dua kekuatan yang satu sama lain saling menjatuhkan. Santri pondok pesantren menganggap sekolah umum merupakan sistem pendidikan orang kafir karena produk kolonial Belanda. Hal ini membuat para santri menjuluki pelajar sekolah umum dengan "pelajar kafir". Sementara pelajar sekolah umum menilai santri pondok pesantren kolot dan tradisional; mereka menjulukinya dengan sebutan "santri kolot" atau santri "teklekan".Wow.. dari daerah sampai luar negeri!
Organisasi pelajar islam terbesar di Indonesia sejak berdirinya telah merambah ke berbagai wilayah di tanah air, bahkan termasuk pula berdirinya Pengurus Perwakilan PII di luar negeri seperti di , Mesir, malaysia, Sri Lanka, Australia, Pakistan, Amerika Serikat, dll.
Kaderisasi
Salah satu kelebihan organisasi pelajar ini adalah pada sistem kaderisasinya. Organisasi ini mempunyai pola kderisasi berjenjang yang mengkombinansikan aktivisme, intelektualisme, dan religiusitas.
PII... Siap.., PII... Jihad.., PII... Allahu Akbar..,^_^
Senin, 29 Juni 2009
PATROLI KEAMANAN SEKOLAH
Patroli Keamanan Sekolah atau dapat disingkat PKS adalah salah satu jenis kegiatan ekstrakurikuler yang umum ditemui di sekolah-sekolah di Indonesia. Dalam kegiatan ekstrakurikuler ini, para siswa dilatih menjadi semacam "polisi sekolah". Tidak hanya itu saja banyak sekali pengetahuan yang didapat oleh seorang anggota PKS. Mereka diberi pelajaran mengenai Narkoba dan Kenakalan Remaja, supaya mereka tahu betapa membahayakannya Narkoba itu. Latihan Baris berbaris, kedisiplinan, kekompakan, terutama Gerakan-gerakan pengaturan lalu lintas, yang biasanya di terapkan di lingkungan sekolah masing-masing. Selain itu semua tugas PKS juga menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan sekolah. betul....
Langganan:
Postingan (Atom)
